Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2025

"Kalibata, 2012: Warisan Sunyi Seorang Ayah"

Gambar
                              ( Perunggu )  Ayah tak pernah banyak bicara soal cinta. Ia menunjukkannya lewat kerja keras yang senyap, lewat doa yang mungkin tak pernah kudengar langsung, tapi terasa membungkus setiap langkah kecilku. Ia tak pernah minta dikenang, tapi ia hidup dalam semua yang kutahu tentang menjadi manusia. Lagu ini, "Kalibata, 2012", bagiku bukan sekadar lagu duka. Ini adalah pengingat bahwa cinta terbesar sering kali hadir dalam bentuk paling sederhana tanggung jawab, kesabaran, pengorbanan yang tidak ditagih kembali. Ayah adalah tokoh yang tak menuntut tepuk tangan, tapi diam-diam memastikan aku tumbuh, bernapas, bertumbuh meski ia mulai menepi. Setiap bait lagu ini seperti membuka album kenangan selera musiknya, caranya membenarkan kelambu, nasihatnya yang kusadari terlalu lambat maknanya. Kini aku ingin menyematkan namanya di masa depan anakku kelak, agar warisan itu tidak...

Strategi Dakwah PMII dalam Penanaman Ideologi Ahlussunnah wal Jama'ah (Aswaja): Refleksi Kritis dari Pengalaman Organisasi.

Gambar
Tulisan ini merupakan refleksi kritis terhadap strategi dakwah Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dalam menanamkan ideologi Ahlussunnah wal Jama'ah (Aswaja), yang ditulis berdasarkan pengalaman penulis sebagai kader aktif dan dijadikan juga oleh penulis sebagai judul skripsi "Strategi Dakwah PMII RADASI UINSA dalam Penanaman Ideologi Aswaja".  Di tengah perubahan sosial dan tantangan era digital, penanaman nilai-nilai Aswaja tidak bisa lagi mengandalkan pendekatan formalistik semata. Berdasarkan pengamatan dan keterlibatan langsung dalam berbagai kegiatan kaderisasi, tulisan ini menunjukkan bahwa strategi dakwah PMII perlu terus dimodifikasi agar relevan dan menyentuh ruang-ruang aktual kehidupan mahasiswa. Tulisan ini membahas bagaimana dakwah PMII dikembangkan melalui proses kaderisasi, penguatan literasi keislaman, serta penggunaan media digital sebagai ruang baru dakwah Aswaja. Saya menulis ini bukan semata-mata sebagai peneliti, tetapi sebagai ka...